Analisis Implementasi Penanganan Pembiayaan Bermasalah (Kredit Macet) Pada UMKM Syariah Di Kecamatan Pasar Kemis

Authors

  • Fajri Chairul Umam Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia
  • Maria Dewi Puspita Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Keywords:

Pembiayaan Bermasalah, UMKM Syariah, Restrukturisasi, Pasar Kemis, Fatwa DSN-MUI

Abstract

This study aims to analyze the implementation of handling non-performing financing (bad loans) in Islamic Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Pasar Kemis sub-district, Tangerang Regency. As one of the most densely populated industrial and residential areas, Pasar Kemis has great MSME potential but is also faced with a high risk of financing failure. The research method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with managers of Islamic microfinance institutions (BMT/KSPPS) and Islamic MSME actors in Pasar Kemis, as well as financial report documentation. The results showed that the factors causing non-performing financing consisted of internal factors (weakness of business management, mixing of personal and business finances, and misuse of funds) and external factors (decline in purchasing power of the community around the industrial area and fluctuations in raw material prices). The handling strategies implemented by Islamic financial institutions in Pasar Kemis include preventive measures (feasibility analysis using 5C + 1S principles) and curative measures through financing restructuring (rescheduling, reconditioning, and restructuring) aligned with sharia principles (Fatwa DSN-MUI No. 47/DSN-MUI/II/2005). This study recommends the importance of regular business assistance by financial institutions to minimize the risk of non-performing financing.

References

Anshori, Abdul Ghofur. (2018). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah: Analisis Hukum, Teori, dan Praktik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ascarya. (2013). Akad dan Produk Perbankan Syariah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa DSN-MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000 tentang Sanksi atas Nasabah Mampu yang Menunda-nunda Pembayaran. Jakarta: DSN-MUI.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2005). Fatwa DSN-MUI No. 47/DSN-MUI/II/2005 tentang Penyelesaian Piutang Murabahah Bagi Nasabah yang Tidak Mampu Membayar. Jakarta: DSN-MUI.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2005). Fatwa DSN-MUI No. 48/DSN-MUI/II/2005 tentang Penjadwalan Kembali Tagihan Murabahah (Rescheduling). Jakarta: DSN-MUI.

Karim, Adiwarman A. (2016). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook.

Thousand Oaks: SAGE Publications.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 34/POJK.03/2020 tentang Analisis Kualitas Aset dan Restrukturisasi Pembiayaan bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Jakarta: OJK.

Sabiq, Sayyid. (2012). Fiqh us-Sunnah (Terjemahan). Jakarta: Pena Pundi Aksara. Wiroso. (2011). Produk Perbankan Syariah. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Published

2026-07-03

How to Cite

Umam, F. C., & Puspita, M. D. (2026). Analisis Implementasi Penanganan Pembiayaan Bermasalah (Kredit Macet) Pada UMKM Syariah Di Kecamatan Pasar Kemis. Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan Dan Informatika (MANEKIN), 4(4), 245–249. Retrieved from https://journal.mediapublikasi.id/index.php/manekin/article/view/6310