Pengaruh Implementasi Program Gerbang Mapan (Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai) Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Desa Ketapang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang
Keywords:
Gerbang Mapan, Implementasi Program, Pendapatan MasyarakatAbstract
The Gerbang Mapan program has been quite successful in its development, especially in the infrastructure sector, as its development has been evenly distributed due to its focus on planning. However, there are still many issues that have not been resolved. As a result of these issues, the Gerbang Mapan programme has not yet shown improvement in two main aspects, namely the economy and community empowerment. This study aims to determine the implementation level of the Gerbang Mapan programmeme, community income, and the programmeme’s impact on community income in Ketapang Village, Mauk Sub-district, Tangerang Regency. The research method used is quantitative. The sample consists of 98 respondents, with a purposive sampling technique employed. Data analysis in this study uses simple regression analysis with SPSS 26 software. The implementation of the Gerbang Mapan programme and community income in Ketapang Village, Mauk District, Tangerang Regency, are categorised as “very good,” with percentages of 83% and 75%, respectively. Based on the t-test, the calculated t-value is 3.618 with significance 0.000 < 0.05. This indicates a significant influence between the implementation of the Gerbang Mapan Programme and community income. The magnitude of the influence of the Gerbang Mapan Programme on community income in Ketapang Village, Mauk Subdistrict, Tangerang Regency, was found to be 12%, while the remaining 88% was influenced by factors outside the variables studied. It is recommended that the Tangerang Regency Government review and improve the implementation of the Gerbang Mapan Programme, particularly regarding funding and village management. To ensure the programme provides long-term economic benefits for coastal communities, funds must be distributed more effectively and sustainably.
References
Agustino, Leo. 2016. Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: CV Alfabeta Dwiyanto 2009
Dahuri, Rokhim. (2001). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: PT. Pradnya Pramita.
Dietriech G. Bengen, DEA. 2001. Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu.
Institut Pertanian Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan.
Kartono, Drajat Tri&Hanif Nurcholis. 2016. Konsep dan Teori Pembangunan. Jakarta: Pustaka Belajar.
Kuncoro, Mudrajad. 2003. Metode Riset untuk Bisnis & Ekonomi. Jakarta: Erlangga.
M.L Jhingan. 2003. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Padang: PT. Raja Grafindo.
Purba, Johny. 2002. Pengelolaan Lingkungan Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Ramadhan, Anggia, dkk. 2023. Teori Pendapatan. Medan: Tahta Media Group. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 10 Tahun 2002 tentang Pedoman Umum Perencanaan Pengelolaan Pesisir Terpadu
Undang-undang No.27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau- pulau kecil
Apriyani, Mela. 2018. Pengaruh Pelaksanaan Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Ditinjau Menurut Ekonomi Syariah (Studi Pada Desa Sawah Laweh Pasar Baru, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Elna, Y. 2021. Pengaruh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Di Desa Plampang (Doctoral dissertation, Universitas_Muhammadiyah_Mataram).
Buono, Fabrizia, et all. 2015. Corrigendum to “The difficult road to integrated coastal zone management implementation in Italy: Evidences from the Italian North Adriatic Regions”. Ocean Cost. Manag. Vol. 114 No. 2.
Fadli, Y., & Nurlukman, A. D. 2018. Kolaborasi Pemerintah dalam Pengembangan Terpadu Wilayah Pesisir di Kabupaten Tangerang melalui Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan). In Prosiding Seminar Nasional Unimus.Vol. 1.
Hayat, N., & Napilah, S. N. (2022). Dampak Pembangunan Gerbang Mapan Pada Perilaku Sosial Masyarakat Desa Ketapang. Jurnal Pendidikan Tambusai. Vol. 6 No.2, 8800–8809.
Mayrudin, Y. M. A., & Royadi, I. N. 2024. Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Pada Program Gerbang Mapan di Desa Ketapang oleh Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi. Vol 14, No.2. 101-116.
Neliyanti dan Meyzi. Evaluasi Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir. eJournal: Universitas Riau. Vol. 4 No.1.
Puteri & Rani. 2020. ANALISIS PARADIGMA PEMBANGUNAN DI INDONESIA. Volume 1, Nomor 1, Nopember 2020
Marliana dkk. 2021. KEBIJAKAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT DI KABUPATEN SAMPANG (STUDI PADA BAPPEDA KABUPATEN SAMPANG). Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol.1. No.3. h. 80-86
Patittingi, dkk. 2022 Program Strategi Pemanfaatan Wilayah Pesisir di Desa Laikang, Kabupaten Takalar. Jurnal Panrita Abdi, April 2022, Volume 6, Issue 2. http://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi
Nafishka dkk. 2022. HUBUNGAN SELF ESTEEM DENGAN LINGKUNGAN SOSIAL PESERTA DIDIK DI SD ISLAM NU LAWANG. JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Volume 4 Nomor 3 Tahun 2022
Smm, Ayu1. (2022, Mei 27). Warga Desa Ketapang Kecamatan Mauk Menolak Lahan Lapangan Bola Digunakan Rencana Relokasi. Diakses pada 12 Juni 2024, dari https://jurnalispos.id/warga-desa-ketapang-kecamatan-mauk-menolak-lahanLapangan-bola-digunakan-rencana-relokasi/











